PUISI SUNTING (Ch yurma)

Tak habis-habis gaung saluang
Mengantar malam kebatas pagi
Senandung syahdu kesiur angin pesisiran
Menyimpan dendang harum gelombang
Serta sampan yang dilamun asmara petang…lepaslah kami melaut bersalam lepas meski musim masih galau
Menghalau rinai yang memutus pandang dan akan tiba juga sehasta masa.
Mengantar tatap kebatas petang tenang tempat kami kembali melabuhkan rindu.

Begitulah
Susun sepuluh jari mencuat sepenuh hati haturkan harap-mengatup derap gagap setelah hari menaut hati ke palung janji
Sebagai doa yang ditanak masing diri

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s