D I J A L A N

Aku berlari kecil ditrotoar digerakan oleh mendung dan perasaan bersalah yang..berjatuhan dari entah.burung-burung gelisah dipohonya,ditiang listrik yang separoh tubuhnya dibalut spanduk,dimenara-menara yang dibangun dengan tergesa.aku menabrak kerumunan orang-orang yang menggenggam mikrofon di tangan,berpapasan dengan anak-anak jalan yang matanya serupa jendela hitam,berdesakan dengan perempuan-perempuan dengan dada terbuat dari kotak pos,kepalaku berputar,orang-orang yang kulewati kembali lagi,mereka menabrak dan berputar mengelilingiku.mendadak aku seperti butuh bangku taman.beri aku bangku taman.sementara hujan keburu datang dan kenyataan menampilkan seluruh lapisanya.
Diatas menara tak ada siapa-siapa.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s